Cerita dimulai dari situasi dimana ruang publik dikuasai oleh kabut kepalsuan. Di atas tahta tertinggi, para penguasa yang buta karena (1)Bara Ambisi sibuk menelan janji-janji mereka sendiri, membiarkan rakyat terlantar di bawah keputusan yang egois. Bahkan hukum yang menjadi sandaran terakhir berjalan terbalik, sosok (4)224 berdiri sebagai simbol ironi, sebuah pengingat bahwa penjahat jalanan yang paling ditakuti sekalipun ternyata tidak ada apa-apanya dibanding kemunafikan para pejabat berdasi yang seharusnya menjadi pelindung. Masyarakatnya pun tidak dalam kondisi baik-baik saja. Di bawah cengkraman (7)Stigma, manusia telah kehilangan arah hidup. Mereka menyembah lembaran uang dan melupakan esensi dasar kemanusiaan. Ditambah lagi dengan jerat (3)Rosemaya, mayoritas dari mereka memilih bersembunyi dibalik topeng dunia maya, memalsukan kebahagiaan sambil
membiarkan dunia nyata mereka hancur perlahan.
Namun di tengah keputusasaan itu, ada percikan api yang menolak padam.
Terinspirasi dari pemikiran besar para pendahulu yang tertuang dalam (8)Akal Alam, seperti semangat yang abadi dan tak mau didikte oleh zaman, lahirlah sebuah perlawanan. Jiwa-jiwa yang tersisa mengumpulkan sisa energi, bersiap
(5)Mengacau Balaukan tatanan yang rusak. Tidak ada kompromi dan tidak peduli seberapa besar ancaman yang menghadang di depan mata, nyali sudah bulat menyala. Perjuangan ini bukan sekadar pemberontakan fisik, melainkan
perang melawan batasan diri dan waktu. Mereka mengamuk, mencoba (2)Menembus Batas Maksimal kemanusiaan mereka.
Bagi mereka, usia, fisik dan intimidasi hanyalah angka di atas kertas. Melalui energi yang meledak-ledak, mereka
bertransformasi menjadi (6)Manusia Enam Nyawa sosok yang tidak bisa mati, yang bangkit berulang kali setiap kali dijatuhkan, menolak tua, menolak tunduk dan terus
mendobrak tirani hingga batas paling akhir.
Membara! Menghantam! Menembus batas maksimal!
Song:
- Bara Ambisi
- Menembus Batas Maksimal
- Rosemaya
- 224
- Mengacau Balaukan
- M.E.N ft. David (Beat The Wall)
- Stigma ft. Andro Amanusa (Revival, Numeron)
- Akal Alam
CREDIT:
PRODUCED BY NEMMEN
RECORDED AT ORVIUS SOUNDLAB
MIXED & MASTERED BY FEBRI ANTONIA
COPYRIGHT 2026
ARTWORK BY HERI MYTHOLOGY ART
PHONE/W.A : 082 340 140 258
E-MAIL : nemmennemmen6@gmail.com
Instagram: nemmen.id
Youtube: NEMMEN official





