Band Hardcore asal Sambas, Kalimantan Barat, DREAM OF KILL resmi merilis single terbaru mereka yang berjudul “ATALA”, sebuah karya emosional bernuansa gelap yang memadukan agresivitas hardcore modern dengan refleksi spiritual mendalam tentang trauma, kehancuran batin, dan kehilangan harapan.
Melalui lagu ini, DREAM OF KILL mengangkat konsep tentang bagaimana sebuah anugerah dari Sang Pencipta terkadang datang dalam bentuk yang tidak pernah dipahami manusia. Sesuatu yang awalnya terlihat sebagai jawaban doa dan harapan, perlahan berubah menjadi sumber rasa sakit, kehancuran mental, dan luka traumatik yang terus menghantui. “ATALA” menjadi representasi pergulatan manusia ketika berhadapan dengan takdir yang berat. Lagu ini tidak berbicara tentang kebencian terhadap anugerah ataupun mempertanyakan kehendak Tuhan,
melainkan tentang sisi rapuh manusia saat mencoba bertahan di tengah ujian yang terasa menghancurkan dirinya sendiri.
Nuansa tersebut dituangkan melalui penggalan lirik:
“Aku berlutut di altar kehancuran
Memeluk iman yang telah kau kuburkan
Setiap harap yang pernah ku genggam
Kini membusuk… dalam genggaman malam”
Lirik tersebut menggambarkan seseorang yang berada di titik terendah kehidupannya tenggelam dalam trauma, kehilangan arah, dan merasa imannya ikut terkubur bersama rasa sakit yang ia alami.
“Altar kehancuran” menjadi simbol tempat manusia menyerah kepada luka, penyesalan, dan kehampaan.
Namun di balik atmosfer gelap itu, “ATALA” juga terinspirasi dari Surah Az-Zumar ayat 53 yang
berbunyi:
“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.”
Ayat tersebut menjadi inti spiritual dari lagu ini. Ketika manusia merasa seluruh harapannya telah membusuk dalam malam, rahmat Sang Pencipta tetap hadir sebagai cahaya yang tidak pernah benar-
benar padam. Di situlah konflik emosional “Atala” dibangun — pertarungan antara keputusasaan manusia dan kasih sayang Tuhan.
Secara musikal, DREAM OF KILL menghadirkan kombinasi riff berat, breakdown agresif, ambience suram, serta ledakan vokal penuh emosi yang dipengaruhi hardcore, metalcore dan hardcore yang lebih modern. Seluruh elemen musik dalam lagu ini dirancang untuk menciptakan rasa yang kelam , traumatik, dan penuh tekanan emosional. “ATALA” juga menjadi bentuk ekspresi jujur tentang kesehatan mental, trauma, dan perjuangan mempertahankan iman ketika hidup terasa runtuh sepenuhnya. Lagu ini ditujukan bagi siapa saja yang pernah merasa hancur oleh kenyataan, namun masih berusaha menemukan makna di balik rasa sakit
tersebut.
“Tidak semua anugerah datang membawa damai.
Beberapa hadir untuk menguji seberapa kuat manusia mampu bertahan.”
Personil dari DREAM OF KILL
- Octa Amandana ( Vocal )
- Rifky Mulya Nugraha ( Bass )
- Bayu Effriadi ( Gitar )
- Yoga Pratama ( Gitar )
- Sukandi ( Abbo ) ( Drum )
Single ini adalah pembuka dari EP yang sedang digarap dan dipersiapkan oleh DREAM OF KILL dalam waktu dekat juga akan segera merilis single selanjutnya sebagai satu kesatuan EP yang akan datang. Single “ATALA” kini telah tersedia di seluruh platform digital streaming

Tidak ada komentar:
Posting Komentar